Judi Online sebagai Perilaku Menyimpang

  • March 19, 2019

Dalam pergaulan sehari-hari, manusia tidak dapat terlepas dari nnorma dan aturan yang berlaku di dalam masyarakat. Apabila semua anggota masyarakat mentaati norma dan aturan tersebut, maka kehidupan bermasyarakat akan lebih tenteram, aman dan damai. Namun kenyataanya, masih banyak anggota masyarakat yang melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap norma yang ada. Penyimpangan terhhadap norma dan aturan yang berlaku disebut dengan penyimpangan sosial.

Penyimpangan sosial yang dilakukan sekelompok masyarakat atau individu akan mengakibatkan masalah sosial. Salah satu penyimpangan sosial di masyarakat adalah bermain judi. Perjudian akan menjadi virus yang mengganggu kehidupan masyarakat. Masyarakat akan resah dan tidak tenteram. Yang akan lebih merasakah dampak dari penyimpangan adalah pelaku dan keluarga terdekat.

Perjudian dalam kamus Webster didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang melibatkan elemen resiko. Dan resiko didefinisikan sebagai kemungkinan terjadinya kerugian. Berjudi memiliki efek samping yang merugikan bagi si penjudi maupun keluarganya. Mungkin kerugian ini sudah disadari oleh para pelaku judi, namun mereka menjadi sulit untuk meninggalkan perilaku berjudi jika sudah terlanjur mencobanya. Apalagi dengan berkembangnya teknologi, judi dapat dilakukan secara online.

Adanya pihak yang saling bertaruh untuk memilih salah satu pilihan diantara beberapa pilihan dimana hanya satu pilihan saja yang benar dan jadi pemenang adalah aturan dalam permainan judi. Perjudian mempunyai konsekwensi sosial kurang baik sehingga dilarang oleh aagama dan negara serta norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Para pelaku judi online ini tidak belajar secara otodidak, akan tetapi mereka belajar dari subkultur menyimpang yang ada di lngkungan mereka. Kebanyakan dari mereka belajar dari teman bermainnya. Selain itu menganggap bahwa ini hanyalah sebuah hiburan, jelas bahwa norma yang diadopsi oleh mereka kini telah berbeda. Selain adanya anggapan bahwa judi online merupakan hiburan, motif lain yang menjadi faktor penyebab pelaku adalah faktor lingkungan, teman sepermainan.

Penyakit sosial ini akan sangat sulit untuk diobati bila didukung perilaku yang menetap telah dilakukan oleh sebagian masyarakat dari generasi ke generasi sebelumnya dan masih dilestarikan sampai sekarang. Terdapat pula pemahaman yang keliru oleh sebagian masyarakat bahwa perilaku-perilaku yang beraroma judi dianggap sebagai permainan dan filantropi (kerelaan memberikan sumbangan kepada pihak lain) namun semua itu menggambarkan model judi yang dimodifikasi.

Perilaku judi sangat sulit untuk diatasi. Baik judi konvensional maupun judi online. Karena perilaku berjudi ini bersifat adiksi. bandarq dapat menimbulkan ketergantungan para pelakunya. Modifikasi judi online membuat perbuatan ini menjadi sangat biasa dikalangan masyarakat dan dianggap sebagai permainan biasa. Padahal dampaknya sangatlah besar. Karena dapat merugikan diri sendiri dan keluarga serta masyarakat sekitaranya. Berjudi online merupakan perilaku menyimpang dalam masyarakat yang dapat mengundang perilaku kejahatan lainnya.

Asin

E-mail : admin@asintgroup.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*