Inspirasi Desain Rumah Bergaya Kolonial Belanda, Elegan Dan Klasik

  • April 18, 2019

Jejak-jejak kolonialisme Belanda masih banyak ditemui di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu yang nampak paling jelas adalah peninggalan berupa arsitektur bangunan yang khas yaitu, rumah kolonial Belanda.

Rumah dengan gaya kolonial Belanda memiliki karakter yang kental dengan nuansa klasik Eropa.Karakter itu juga ternyata berpengaruh pada desain rumah-rumah di Indonesia dari dulu hingga masa kini. Lalu, bagaimana sih desain dan seluk-beluk rumah bergaya kolonial itu? Berikut penjelasannya lebih lanjut.

Rumah Kolonial Belanda Umumnya Berukuran Besar
Ukuran rumah kolonial Belanda di Indonesia umumnya besar-besar, luas lahannya saja minimal sekitar 1000 m2. Tak hanya besar, desain eksterior serta interior rumah tersebut tampak klasik dan elegan. Umumnya, rumah tersebut memiliki halaman depan dan juga belakang yang cukup luas. rumah mewah minimalis depan biasanya digunakan untuk menanam pohon-pohon yang juga besar. Sementara itu halaman belakang dimanfaatkan sebagai area bersantai dengan kehadiran teras belakang.

Kental dengan Kesan Elegan
Kesan elegan tampak dari bentuk eksterior yang dilengkapi jendela serta pintu besar bermaterial kayu jati dengan bentuk yang antik. Kaca yang digunakan pun bukan seperti kaca-kaca berwarna bening yang kerap digunakan saat ini. Unsur bebatuan dengan warna yang dingin pun kerap hadir pada tampilan muka rumah bergaya Belanda. Tiap-tiap ruangan pada rumah berdesain kolonial Belanda memiliki ukurang ruangan yang luas dan tinggi yang menjulang. Inilah yang membuat rumah ini selalu sejuk dan dingin. Warna putih menjadi pulasan warna yang mendominasi setiap ruangan. Lalu, warna coklat juga sesekali muncul pada corak lantai atau aksen ruangan lainnya. Walau tidak menggunakan wallpaper pada dinding, ruangan di rumah Belanda tetap terkesan dinamis dengan motif-motif klasik yang terdapat di lantai dan plafon.

Punya Bentuk Ruangan yang Simetris
Rumah kolonial Belanda yang tersebar di Indonesia didesain memiliki banyak ruangan dengan bentuk kotak yang simetris. Bentuknya tertutup, yang berarti antara ruangan satu dengan ruangan yang lainnya selalu memiliki pintu dan hanya untuk satu peruntukan tertentu saja. Bentuk dari ruangan-ruangan tersebut pun memanjang ke belakang dan mengelompok. Terdapat pembagian ruangan di dalam sebuah rumah bergaya Belanda. Di bagian depan rumah terdapat ruangan utama yang menghadap ke halaman depan yang luas. Sementara itu, ruangan penunjang terletak berjajar mengelilingi ruangan utama dan menghadap ke arah dalam rumah.

Rumah Kolonial Belanda Jarang yang Bertingkat
Anda pasti akan sangat jarang menemukan sebuah rumah hunian bergaya kolonial Belanda yang bertingkat dua. Kalau pun ada, rumah tersebut pasti sudah direnovasi oleh pemiliknya. Disinyalir hal ini terjadi karena pengaruh gaya neo-klasik yang berorientasi pada gaya arsitektur Romawi dan Yunani yang banyak diikuti pada masa itu.

Denah Rumah Bergaya Kolonial
Dengan ruangan pada rumah bergaya kolonial Belanda cukup mirip dengan rumah-rumah biasa pada masa kini. Terdapat ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur, dapur, ruang makan, kamar mandi, taman, dan juga teras. Namun yang berbeda adalah penyusunannya yang memanjang dan berkelompok sesuai dengan peruntukan ruangan. Ruang-ruangan utama seperti ruang tamu, kamar-kamar tidur utama, ruang makan, dan ruang keluarga berada di bagian depan. Sementara ruangan penunjang seperti dapur dan kamar-kamar tidur lainnya berada di bagian belakang.

Asin

E-mail : admin@asintgroup.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*